Spesifikasi Tangki Septik Yang Baik

Pada saat membuat tangki septik memang ada banyak hal yang harus dipikirkan. Ini akan berpengaruh dengan sistem sanitasi. Supaya tidak mencemari lingkungan dan hasil pembuangan tetap lancar. Untuk kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang spesifikasi tangki septik konvensional yang baik.

Spesifikasi tangki septik konvensional terbuat dari bahan beton semen. Ada sekatan dinding bata. Pada bagian penutup diberi pelat beton. Laku ada pipa T yang diameternya sekitar ½ meter. Pipa ini berhubungan dengan udara, supaya bakteri pemusnah kotoran tetap hidup dengan baik. Jika bakteri tidak tumbuh dengan baik, maka kotoran tidak bisa terfermentasi dan membuat tangki septik penuh dan mampet.

Perencanaan Spesifikasi Tangki Septik Konvensional

Ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam perencanaan spesifikasi tangki septik konvensional. Berikut ini beberapa hal yang harus anda lakukan, supaya sistem tangki septiknya benar.

     Septik Tank

Hal pertama yang harus diperhatikan tentunya septik tanknya itu sendiri. apakah akan digunakan secara individu (untuk rumah) atau secara komunal (wc umum). Sistem untuk individu dan komunal memiliki sistem yang berbeda. Tentunya spesifikasi tangki septik komunal lebih besar dibandingkan tangki septik individu. Jumlah pemakai setiap harinya juga harus diperhatikan. Ini akan mempengaruhi ukuran dan debit dari tangki septik itu sendiri.

     Lokasi Tangki Septik

Tak hanya masalah spesifikasi tangki septik saja, tetapi lokasi tangki septik juga harus anda perhatikan. Lokasinya harus jauh dari sumur resapan, supaya tidak mencemari air tanah. Untuk wc komunal, lebih baik diletakkan jauh dari pemukiman warga. Supaya tidak mengganggu. Akan lebih baik lokasinya dekat sungai yang besar. jika di rumah, letakkan jauh dari sumur atau air pdam anda.

     Bidang Resapan

Ketika membuat perencanaan spesifikasi tangki septik, anda juga harus memperhatikan masalah bidang resapannya. Bidang resapan ini digunakan untuk resapan dari aliran air limbah septik tank. Jadi setelah kotoran mengendap, hanya tersisa airnya saja dan akan masuk ke bidang resapan. Bidang resapan ini harus memiliki lapisan pasir, ijuk, kerikil dan batu. Supaya tetap kuat dan tidak merembes ke air tanah. Pipanya bisa menggunakan pipa besar dan cukup dengan debit air limbah yang keluar.

     Bak Kontrol

Dalam perencanaan spesifikasi tangki septik, anda harus membuat bak kontrol juga. Bak kontrol ini berfungsi untuk mengontrol tangki septik, jika ada hambatan. Cukup membuat bak berbentuk persegi lalu bagian atasnya bisa dibuka dengan pegangan besi.

Untuk spesifikasi tangki septik konvesional memang cukup sederhana. Tetapi hasilnya limbahnya belum bersih dan bau. Masih bisa mencemari lingkungan. Untuk menjaga kebersihan lingkungan, lebih baik menggunakan tangki septik biofillter. Tangki septik biofillter memiliki proses pengelolaan limbah yang baik. Hasil limbahnya lebih bersih dan ramah lingkungan. Bahannya tidak memakai cor semen, tetapi menggunakan bahan fiber.

Tangki septik fiber tinggal dimasukkan ke dalam tanah, kemudian dihubungkan dengan pipa pengeluaran kotoran. Nanti sistem yang ada di tangki septik biofillter akan langsung menyaring kotoran dan menjernihkannya. Anda bisa memesan tangki septik biofillter di energi putra bangsa. Harganya terjangkau dan tahan lama. Itulah sedikit informasi tentang spesifikasi tangki septik. Semoga bisa memberikan informasi yang bermanfaat buat anda.

Dengan label: , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

19 − four =