Separator Jalan – Bahan Fiberglass

 Kami menerima pembuatan berbagai macan bentuk dan model

Separator Jalan Fiberglass

Hubungi :

+62 813 2194 3199

BBM : 56D2E44E

Acuan normatif  Pedoman perencanaan median/ separato jalan ini merujuk pada acuan sebagai berikut

  • Undang Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 1980 tentang Jalan
  • Undang Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan;
  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 1985 tentang Jalan
  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 1993 tentang Prasarana dan Lalu Lintas Jalan.
  • SNI 03-2442-1991, Spesifikasi Kereb Beton untuk Jalan
  • SNI 03-2444-2002, Spesifikasi Bukaan Pemisah Jalur (Separator)
  • ASSHTO 2001, A Policy on Geometric Design of Highways and Streets.

Separator yang selanjutnya disebut dengan pemisah jalur adalah bagian dari jalan yang tidak dapat dilalui oleh kendaraan, dengan bentuk memanjang sejajar jalan, dimaksudkan untuk memisahkan antara jalur yang berbeda fungsi, misalnya pemisah antara jalur cepat dengan jalur lambat.

Kelas jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 Nomor 43 Tahun 1993 tentang Prasarana dan Lalu Lintas Jalan  terdiri dari :

a. Jalan kelas I, yaitu jalan arteri yang dapat dilalui kendaraan bermotor termasuk muatan dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.500 milimeter, ukuran panjang tidak melebihi 18.000 milimeter, dan muatan sumbu terberat yang diizinkan lebih besar dari 10 ton;

b. Jalan kelas II, yaitu jalan arteri yang dapat dilalui kendaraan bermotor termasuk muatan dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.500 milimeter, ukuran panjang tidak melebihi 18.000 milimeter, dan muatan sumbu terberat yang diizinkan 10 ton;

c. Jalan kelas III A, yaitu jalan arteri atau kolektor yang dapat dilalui kendaraan bermotor termasuk muatan dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.500 milimeter, ukuran panjang tidak melebihi 18.000 milimeter, dan muatan sumbu terberat yang diizinkan 8 ton;

d. Jalan kelas III B, yaitu jalan kolektor yang dapat dilalui kendaraan bermotor termasuk muatan dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.500 milimeter, ukuran panjang tidak melebihi 12.000 milimeter, dan muatan sumbu terberat yang diizinkan 8 ton;

e. Jalan kelas III C, yaitu jalan lokal yang dapat dilalui kendaraan bermotor termasuk muatan dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.100 milimeter, ukuran panjang tidak melebihi 9.000 milimeter, dan muatan sumbu terberat yang diizinkan 8 ton.

pembatas jalan fiberglass

pembatas jalan fiberglass

pembatas jalan fiberglass

pembatas jalan fiberglass

pembatas jalan fiberglass

separator jalan fiberglass

separator jalan fiberglass

separator jalan fiberglass

separator jalan fiberglass

separator jalan fiberglass



0 comments on “Separator Jalan – Bahan Fiberglass
2 Pings/Trackbacks untuk "Separator Jalan – Bahan Fiberglass"
  1. […] 4. Pembatas / Separator Jalan […]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

sixteen − 5 =