GroundWater Tank dan Fungsinya

Anda pernah mendengar tentang groundwater tank? Mungkin banyak yang belum tahu tentang istilah tersebut. Ini merupakan penampungan air di dalam tanah dan pada umumnya terdapat di area bangunan yang berukuran besar seperti gedung perkantoran, mall, rumah sakit, apartment, hotel atau rumah-rumah mewah. Banyak yang mengatakan jika ini sama halnya dengan sumur tetapi lebih modern. Memang sepintas ini terlihat seperti sumur karena letaknya yang berada di dalam tanah. Tetapi ini bukanlah sumur melainkan tempat penampungan air saja. Bila di rumah-rumah kecil penampungan airnya berada di atas atau roof tank, di bangunan yang lebih besar dengan menggunakan penampungan bawah tanah tersebut.

 

Bagian dari GroundWater Tank dan Fungsinya

Groundwater tank itu fungsinya bermacam-macam. Memang fungsi utamanya adalah untuk menampung air tetapi air tersebut tidak hanya digunakan untuk mandi saja melainkan bisa diolah juga. Contohnya untuk hydrant di bangunan besar. Hydrant sendiri berfungsi untuk memadamkan kebakaran apabila di dalam gedung seperti mall, rumah sakit atau apartment sedang terjadi kebakaran. Supaya lebih tahu lagi tentang penampungan air tersebut, lihatlah bagian-bagian dari GWT dan fungsinya.

 

1. Intake

Bagian pertama dari groundwater tank adalah intake yang memiliki fungsi untuk menyaring benda-benda yang ada di dalam air. Intake tersebut merupakan bagian pertama yang menampung air dari sumur atau sumber air. Di dalam intake biasanya terdapat bar screen yang berguna untuk menyaring air. Setelah melewati tahapan intake tersebut, nantinya air akan dipompa menuju bagian GWT selanjutnya.

 

2. Water Treatment Plant

Bagian selanjutnya pada GWT adalah water treatment plant atau WTP. Di bagian ini air akan mengalami 5 tahapan filterisasi. Fungsi utama dari WTP sendiri adalah mengolah air supaya bisa digunakan untuk minum, mandi dan lain-lain. Tahapan pertama setelah air berasal dari intake nantinya akan memasuki proses koagulasi yaitu proses pemisahan air dengan kotoran yang terbawa. Tahap kedua adalah flokulasi yaitu proses pembentukan flok dan tahap ketiga yaitu sedimentasi. Sedimentasi adalah proses pengendapan partikel koloid dari proses sebelumnya.

 

Tahap keempat adalah filtrasi atau penyaringan air setelah tahap sedimentasi dan yang terakhir adalah desinfeksi. Desinfeksi adalah penambahan senyawa untuk mematikan kuman yang ada di dalam air. Jadi pada bagian watertreatmentplant inilah air bersih akan diolah untuk layak konsumsi dan sesuai standar kesehatan.

 

3. Reservoir

Bagian terakhir pada groundwater tank adalah reservoir yang memiliki fungsi untuk tempat penampungan sementara air bersih sebelum didistribusikan. Jadi pada bagian GWT yang satu ini semua proses filterisasi sudah tidak ada karena air sudah bersih dan siap untuk dipakai.

 

Menggunakan penampung air bawah tanah itu ternyata lebih bagus. Air yang akan dipakai bisa lebih bersih dan jauh dari lumut. Pemasangannya pun harus dengan peralatan memadai karena tangki penampungannya memakai beton. Bentuk umumnya kotak dan ukurannya besar. Jadi sudah wajar apabila penampungan air ini dikhususkan untuk gedung besar seperti hotel, mall, rumah sakit, gedung perkantoran, apartment atau rumah mewah besar. Di gedung besar juga wajib memiliki pipa hydrant yang sumber airnya ditampung dengan GWT sebagai standar keamanan gedung. Jika Anda tertarik pemasangan groundwater tank bisa menghubungi marketing PT. Energi Putra Bangsa dengan mengisi form halaman pada contactus di website.

Tersimpan di blog Dengan label: , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

four × four =